lip

Four Hal Tentang Berjemur Sinar Matahari Mampu Redam Penyebaran Corona Covid

Terpapar sinar matahari 5-30 menit setiap 2-3 kali sepekan cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin D tubuh. Beberapa pakar kesehatan memberi informasi bahwa waktu yang baik untuk berjemur di bawah sinar matahari yaitu mulai pukul 10.00 sampai 14.00 ketika sinar UVB memuncak dan relatif stabil yakni 1-2 MED per jam. Pada saat sinar UVB memuncak, waktu yang diperlukan untuk berjemur dapat lebih singkat. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh, minimal 20 persen permukaan kulit tubuh terpapar sinar matahari secara langsung tanpa terhalang pakaian atau tabir surya. Makanan sehat tentu juga harus didampingi dengan minuman yang bernutrisi.

Dalam sehari, golongan lansia ini memerlukan 800 IU vitamin D yang akan sulit dipenuhi hanya dengan makan daging, telur maupun susu. Itulah sebabnya orang lanjut usia sangat membutuhkan suplemen tambahan dengan kandungan vitamin D. Studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi vitamin D dan juga kalsium bisa menurunkan badan lebih cepat ketimbang dengan mengonsumsi obat-obatan lain. Hal ini karena kombinasi vitamin D dan kalsium memiliki efek menekan nafsu makan . Bit menjadi salah satu buah dengan segudang khasiat, salah satunya untuk memperkuat imun tubuh.

Wortel juga mengandung vitamin B-6, yang berperan penting dalam produksi antibodi. Kekebalan tubuh yang baik inilah yang bisa bekerja melawan virus-Covid-19 dalam tubuh. Tubuh manusia membutuhkan sinar matahari pagi untuk membantu tubuh meningkatkan produksi vitamin D. Meski vitamin D bisa didapatkan dengan cara mengonsumsi suplemen, vitamin D bisa didapatkan dengan cara alami yaitu dengan menggunakan sinar matahari pagi. Saat di rumah mungkin bisa dilakukan dari dalam kamar berjendela dengan sinar matahari yang bisa masuk leluasa ke dalam kamar. Melansir at present.com, Shaun Galanos pemandu The Love Drive dan edukator seks mengungkapkan bahwa bertelanjang di bawah sinar matahari bisa bantu meningkatkan asupan vitamin D dan suasana hati.

Berjemur matahari efektif meningkatkan imunitas tubuh

Jika imunitas kita baik maka kemungkinan kita untuk tertular penyakit juga semakin kecil. Maka bersama-sama kita upayakan untuk sering melakukan kegiatan berjemur matahari pagi, baik pada jajaran perangkat desa maupun masyarakat desa. Supaya kualitas kesehatan masyarakat semakin baik, itu harapan kita bersama-sama,” ujar Kepala Desa Purwodadi, Ibu Suci Minarni. Vitamin lainnya yang berperan bagi imun tubuh anak adalah vitamin A, C, B2, B6, K, Kalium, Folat, Magnesium dan kalium. Semua nutrisi tersebut membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dengan menyediakan antioksidan, mengatur metabolisme dan melindungi anak dari berbagai penyakit. Dengan rutin mengonsumsi sayur dan buah, maka hal tersebut akan membantu memenuhi kebutuhan asupan vitamin anak setiap harinya.

Untuk mencukupi kebutuhan vitamin D, berjemur yang aman dapat dilakukan sebanyak three kali seminggu pada pukul sekitar 09.00 pagi selama 5-15 menit. Seseorang yang melakukan paparan sinar ultraviolet jam 9 pagi selama 15 menit dengan frekuensi three kali secara langsung terhadap sinar matahari merangsang tubuh memproduksi Judi Online vitamin D. Vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium melintasi membaran sel, sehingga dapat menguatkan tulang. Vitamin D juga dapat memberikan perlindungan terhadap jenis kanker (seperti kanker paru-paru, prostat, dan kulit), osteoporosis, rakhitis, dan diabetes.

Jumlah ini sangat mungkin tidak bisa dipenuhi seluruhnya oleh makanan yang dikonsumsi sehingga penggunaan suplemen tambahan yang kaya vitamin D akan diperlukan. Saat berjemur di bawah sinar matahari, Anda tidak perlu hanya berdiam diri. Lakukanlah aktivitas lain, seperti jalan santai, duduk sambil bermain ponsel atau membaca buku di area terbuka, menyiram bunga, berkebun. Ketika sinar matahari mengenai mata, sebuah pesan dikirim ke kelenjar pineal dalam otak dan produksi melatonin, suatu hormon yang menimbulkan rasa kantuk dan membantu Anda tidur, ditutup hingga matahari terbenam lagi. Agar sistem kekebalan Anda berfungsi secara optimum, Anthony Fauci malah merekomendasikan untuk tidur yang cukup. Umumnya orang dewasa membutuhkan setidaknya tujuh jam tidur setiap malam.