lip

Berjemur Tetap Perlu, Tapi Tak Perlu Lama

Durasi berjemur juga harus diperhatikan, Anda bisa melakukan kegiatan ini selama 10 sampai 15 menit pada periode pertama. Setelah tubuh dan kulit mulai terbiasa Anda bisa memperpanjang durasi sesuai kebutuhan. Konsep berjemur sinar matahari pagi sebenarnya bukan mematikan virus corona.

Jika kamu rutin berjemur di waktu yang tepat ini, setidaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu tubuh akan mendapatkan asupan vitamin D dalam jumlah yang cukup. Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona, pemerintah mewajibkan masyarakat untuk berdiam di rumah dan menerapkan protokol kesehatan jika melakukan aktivitas di luar. Vitamin E bisa menjadi antioksidan yang kuat apabila asupan vitamin E harian terpenuhi. Vitamin E akan membantu tubuh untuk melawan infeksi dengan membantu menangkal radikal bebas.

Namun perlu diperhatikan bahwa sinar matahari juga mengandung UVA yang justru berbahaya bagi kesehatan kulit karena dapat menyebabkan kanker kulit. Karena itu, sebaiknya tidak berlama-lama berjemur di bawah paparan sinar matahari langsung, dan sebaiknya pakai tabir surya terlebih dahulu sebelum berjemur untuk menangkal efek buruk sinar matahari ke kulit. Berjemur tiap pagi dapat merangsang tubuh untuk menghasilkan vitamin D. Vitamin D inilah yang kemudian dapat meningkatkan kadar kalsium dan fosfor dalam tubuh. Itulah tadi kebiasaan sederhana yang ternyata ampuh tingkatkan sistem imun tubuh. Di samping four Bandar Slot Online kebiasaan tadi, jangan lupa #ingatpesanbunda untuk selalu #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencucitanganpakaisabun.

Namun, bukan berarti lansia tidak bisa mempertahankan daya tahan tubuh untuk mempertahankan tubuh yang tetap bugar dan sehat. Selama lansia masih memiliki kemauan yang besar untuk menjalani hidup sehat, cara-cara berikut ini tentu dapat membantu mengembalikan daya tahan tubuh pada lansia. Tubuh yang terhidrasi ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Hal ini karena air membantu proses detoksifikasi racun dari dalam tubuh.

Berjemur matahari efektif meningkatkan imunitas tubuh

“Kadar tersebut hanya efektif mencegah penyakit rikets atau penyakit tulang lunak pada anak-anak. Sedangkan untuk meningkatkan imunitas dalam melawan infeksi bakteri atau virus perlu yang optimal, yakni angkanya di sekitar 100 nanogram per mililiter,” katanya. Menurut Madarina, tidak perlu menggunakan topi, sunscreen, serta pakaian lain yang bersifat menghalangi paparan sinar matahari ke kulit. “Setidaknya bagian tangan dan kaki terkena sinar matahari. Yang berhijab mukanya kan juga terbuka, cukup untuk terpapar sinar matahari,” tuturnya. Menurut dokter spesialis penyakit dalam dr Suzy Maria, Sp.Pd, waktu yang tepat untuk berjemur dan terkena sinar matahari pagi adalah sekitar pukul 10.00 WIB-13.00 WIB.

Apabila vitamin D tidak mencukupi kebutuhan sistem metabolisme tubuh akan memudahkan tubuh terjangkit virus yang membuat Anda sakit. Katanya, untuk mengurangi risiko terpapar Covid-19 dan meningkatkan imunitas tubuh. Sistem imun ini jadi pertahanan tubuh dalam melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Pasalnya, tubuh yang kekurangan vitamin D dapat menghambat pertumbuhan imun dan rentan terinfeksi virus maupun bakteri.

Usia juga memainkan peran penting dalam mensintesis vitamin D dari paparan sinar matahari. Orang dewasa setengah baya memiliki 66% dari potensi anak-anak dalam mensintesis vitamin D. Untuk mendapatkan vitamin D yang cukup, disarankan berjemur di ruang terbuka agar lengan, tangan dan kaki, setidaknya 1/3 dari tubuh atau kulit terkena sinar matahari secara langsung. Pakaian yang disarankan adalah warna terang untuk meningkatkan penyerapan vitamin D. Sinar UVB dari paparan sinar matahari ini merupakan sumber utama vitamin D bagi tubuh.

Hal ini sangat penting dilakukan untuk mengurangi resiko terpapar virus corona. Waktu yang baik untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi yaitu antara jam eight hingga 10 pagi. Apabila Anda melakukan kegiatan berjemur melewati jam 10 pagi maka sinar matahari yang masuk dalam tubuh justru bisa meningkatkan risiko terkena kanker kulit.