Tips agar anak mau makan

Tiga Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mulut Dan Gigi Si Kecil

Gigi manusia tertanam dengan kuat di rahang atas dan rahang bawah, dan dilapisi oleh gusi yang sehat. Bagian gigi yang dapat dilihat di dalam rongga mulut dikenal sebagai mahkota gigi, sedangkan bagian gigi yang tertanam dan tersembunyi di dalam gusi dan tulang rahang dikenal sebagai akar gigi. Batasi konsumsi makanan dan minuman manis, seperti permen, coklat, dansoft drink. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk tidak merokok agar terhindar dari berbagai masalah pada gigi dan mulut, selain juga untuk menghindari penyakit secara umum. Setelah itu, barulah ajarkan anak untuk berkumur setelah menggosok gigi atau disebut rinsing. Mengutip dari Kompas, American Dentist Associations dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia menyarankan melakukan rinsing pada anak-anak dapat menggunakan air matang agar tetap terjaga dan aman.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Asam dalam soda, minuman isotonik dan jus menghilangkan kalsium dari enamel gigi dengan proses yang disebut demineralisasi. Tapi air liur, yang kaya akan mineral, memiliki kemampuan mengembalikan mineral yang hilang di permukaan enamel yang terkena asam. Orang tua duduk dibelakang kursi roda anaknya dengan posisi kursi roda sudah terkunci. Kemudian orang tua memegang/fiksasi rahang anaknya untuk dilakukan kegiatan menyikat gigi.

Banyak orang tua menganggap gigi bayi tidak penting karena akan diganti dengan yang permanen di kemudian hari. Maraknya berita tentang jaringan pedofilia di Facebook tentunya membuat orang tua khawatir. Lakukan beberapa hal ini untuk membentengi anak dari kejahatan seksual di dunia maya maupun di lingkungan rumah dan sekolah. Anak pandai meniru sehingga ia akan lebih cepat bisa jika sering melihatnya. Cobalah mendorong anak untuk minum susu pakai gelas di siang hari karena akan lebih sulit untuk mengganti botol dengan gelas saat minum susu di malam hari. Pada kesempatan tersebut Tantri mengutarakan bahwa Puskesmas Ngaglik 2 siap memberikan pendampingan untuk kegiatan rutin sikat gigi bersama di TK dan SD kawasan Donoharjo dan sekitarnya.

Karies pada balita terjadi karena kerusakan pada satu gigi atau lebih, atau terjadi akibat penambalan pada gigi susu ketika anak berusia 0-6 tahun. Awalnya akan tampak warna keputihan seperti noda pada gigi dan lebih muda daripada gigi sekitarnya. ‘Noda’ putih ini biasanya terlihat di bagian gigi dekat dengan gusi. Lama-kelamaan juga akan berwarna kekuningan dan membuat permukaan gigi tidak rata. Gigi pun rusak dan bentuknya tidak sedap lagi dipandang, disamping menimbulkan lubang pada gigi, juga dapat menanggalkan gigi.

Sebelum anak memiliki gigi, Mom dapat memulai menyikat gusi bayi hanya dengan waslap dan air atau sikat jari. Bersihkan dengan lembut di sekitar gusi dan pastikan untuk berada di bawah daerah bibir untuk membantu mengurangi penumpukan bakteri. Dirinya menambahkan, penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi terutama kepada anak-anak sangat diperlukan. Hal tersebut dapat membuka kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi sejak dini.

Hal tersebut dapat memupuk kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi. Sering pula disebut dengan karies gigi, penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang menggerus gigi Anda. Bila tidak segera ditangani, gigi bolong bisa menjadi semakin luas dan dalam hingga menimbulkan infeksi pada saluran akar gigi.