lip

Ternyata, Ini Waktu Berjemur Yang Baik Untuk Kesehatan, Sudah Tahu?

Jika otak berfungsi secara maksimal, memori otak akan meningkat. Hal itulah yang bisa membuat daya ingat seseorang bisa meningkat. Orang tua yang sering bangun pagi dan menghirup udara di pagi hari tidak akan mudah lupa atau pikun dibandingkan dengan orang yang tidak pernah bangun pagi dan menghirup udara pagi. Manfaat bangun pagi hari, kita akan mendapatkan udara yang segar dibandingkan dengan udara di siang hari.

Pertama, yang paling penting adalah ketika keluar rumah harus selalu jaga diri tidak terpapar covid-19. Memakai masker yang baik dan benar bisa jadi penyekat droplet tidak masuk ke hidung. Oleh karena harus ada social distancing tatkala ada yang batuk pilek di rumah mau pun saat interaksi di luar rumah. Kita memang butuhkan vitamin D untuk tingkatkan daya tahan tubuh.

Berjemur matahari paling baik jam 10 pagi - 2 siang

Penyebabnya adalah mandi tergesa-gesa, makan tergesa-gesa, berangkat kerja tergesa-gesa, belum jika ada dompet dan barang anda yang ketinggalan di rumah. Hal itu dikarenakan saat pagi hari dan Kong4D mencium udara pagi membuat tubuh menjadi tenang. Tidak hanya tubuh saja yang tenang, namun hati dan pikiran pun menjadi tenang, Sehingga bangun pagi cocok dijadikan sebagai sarana relaksasi.

Manfaat berjemur di pagi hari yang kedua adalah untuk menghilangkan depresi. [newline]Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan gangguan yang disebut Seasonal Affective Disorder . Manfaat berjemur di pagi hari yang terakhir adalah untuk mengurangi risiko kanker tertentu. Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko kanker, seperti kanker payudara dan usus besar.

Banyak informasi yang beredar mengenai waktu terbaik untuk berjemur matahari. Sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk berjemur guna mendapatkan manfaat yang diinginkan? Mari Geng Sehat kita lihat dari berbagai studi ilmiah yang ada. Banyak orang beranggapan bahwa waktu perfect untuk berjemur adalah pukul 07.00 WIB, dengan pertimbangan bahwa di waktu tersebut sinar matahari belum terlalu terik sehingga tidak menyengat di kulit. Menurut William B. Grant, seorang peneliti dari Pusat Penelitian Kesehatan di California, sinar UVA memiliki peran penting dalam meningkatkan risiko melanoma alias kanker kulit dibandingkan dengan UVB. Tak banyak yang menyadari, terpapar sinar matahari bisa membuatmu merasa bahagia, lo.

Bantul Siaga Covid

March 4, 2021

Kasus Covid

March 4, 2021