lip

Harimau Dan Kasus Hewan Peliharaan Yang Tertular Covid

JAKARTA, celebrities.id – Covid-19 di Indonesia tak hanya menyerang manusia, bahkan hewan pun bisa terkena virus mematikan ini. Berdasarkan penjelasan dari perawat satwa di Ragunan, Hari dan Tino beberapa waktu lalu tampak sakit dan bergejala seperti Covid-19, yaitu flu, lemas dan sesak napas. PIKIRAN RAKYAT – Media asing Al Jazeera menyoroti dua harimau Sumatra jantan di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan yang dinyatakan positif Covid-19. Sampel tersebut kemudian dikirimkan ke laboratorium Pusat Studi Satwa Primata di IPB Bogor. Terlebih lagi jika pemilik hewan peliharaan diketahu terdiagnosis Covid-19, maka disarankan untuk tidak kontak dengan hewan peliharaannya.

Dua harimau positif terinfeksi covid

Ketua ASLIQEWAN, drh Huda S Darusman MSi PhD mengatakan, pihaknya mengimbau agar dokter hewan Indonesia dan perawat yang bekerja di Lembaga Konservasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan kontak erat dengan hwan dan satwa liar. Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan mengatakan, penelitian sedang dilakukan untuk memahami masalah ini lebih lanjut. Mereka juga mendesak siapa pun yang terinfeksi virus corona untuk membatasi kontak fisik ke hewan peliharaannya.

Menurut Laboratorium Dokter Hewan Nasional Departemen Agrikultur AS , Nadia menjadi hewan pertama yang terjangkit virus corona di AS. Meski para peneliti mengatakan hewan tidak memainkan peran penting dalam penelitian virus ke manusia, studi itu tetap menarik perhatian. JAKARTA – Dua harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan, DKI Jakarta, sempat terinfeksi COVID-19, dan kini dinyatakan sudah sembuh. “Pada tanggal 14 Juli, kami lakukan pengambilan sampel dengan di-swab kemudian dikirim ke Slot Deposit Pulsa laboratorium Pusat Studi Satwa Primata, IPB Bogor. Lalu, hasilnya keluar tanggal 15 Juli yang menyatakan bahwa kedua satwa tersebut terpapar COVID-19,” terang Suzi di Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, pada Minggu (1/8), seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta. Harimau Malaya betina berusia empat tahun tersebut dites di Laboratorium Layanan Kedokteran Hewan Nasional Departemen Pertanian Amerika Serikat setelah harimau itu mengalami batuk kering.

Ada laporan tentang sejumlah kecil hewan peliharaan di luar Amerika Serikat yang terinfeksi setelah kontak dekat dengan orang yang menular, termasuk seekor anjing Hong Kong yang dites positif untuk patogen tingkat rendah pada Februari dan awal Maret. Kasus harimau yang terinfeksi covid-19 di Brooklyn ini merupakan kasus pertama penularan virus ke hewan non-peliharaan. Sementara untuk kasus penularan pada hewan peliharaan setidaknya telah ada dua kasus infeksi yang terjadi di Hong Kong dan di Belgia juga diyakini tertular virus tersebut. Hal ini sontak menimbulkan kekhawatiran tentang risiko penularan virus tersebut pada spesies hewan lain.

Selain itu, The American Veterinary Medical Association dan CDC juga mengingatkan pasien Covid-19 untuk selalu menjaga jarak dari hewan peliharaan dan hewan lain, seperti halnya dengan orang lain. Sejauh ini, cerpelai yang ditangkap di Utah adalah satu-satunya hewan liar yang dinyatakan positif, tetapi beberapa konsorsium penelitian nasional dan regional terus mensurvei hewan liar di dekat peternakan cerpelai untuk mencari bukti infeksi. Seminggu setelah pemiliknya mengalami gejala covid-19, kucing itu juga menunjukkan gejala klinis berupa muntah, diare, dan gangguan pernafasan.